ternak-murai-batu

Cara Ternak Murai Batu Pemula Agar Sukses

ternak murai batu – Dari para hobiis burung kicauan, yang semakin meningkatnya permintaan pasar di indonesia, maka semakin besar juga peluang bisnis untuk membudidaya atau beternak burung tersebut khususnya untuk burung murai matu. Burung murai ini merupakan salah satu jenis burung kicauan yang menjadi primadona yang banyak diminati dan disukai oleh para pecinta kicau mania, baik dari kalangan muda hingga yang tua. Burung yang satu ini seakan-akan telah menjadi andalan bagi para pecinta murai batu ini untuk ikut serta di dalam ajang kontes perlombaan.

Permintaan burung murai dipasaran sangatlah tinggi, bahkan para penangkar murai batu merasa kualahan memenuhi kebutuhan dan pangsa pasar yang ada dan sedang tren saat ini. Namun ada beberapa keuntungan yang dimiliki oleh para pangkar burung murai batu karena harga burung murai saat ini masih memiliki harga jual yang stabil dan jarang sekali anjlok, atau turun harga.

Burung murai batu banyak memiliki ragam dan jenis habitat aslinya di wilayah benua asia, seperti indonesia, malaysia dan thailand. Dari ketiga negara tersebut tentunya memiliki tipe dan krakteristik burung murai yang berbeda-beda, menurut analisa saya burung murai yang berasal dari negara kita sendirilah di indonesia yang memiliki kualitas jempolan nomor 1 jika dibandingkan jenis murai dari negara lain. Burung ini memiliki ciri yaitu warna yang hitam pada umumnya di bagian kepala, punggung, sayap sampai ekor, hanya saja dibagian dada memliki warna kecoklat orange, namun ada juga yang memiliki jenis yang berbeda seperti blorok , albino yang dimana dilihat dari keturunan ras genetiknya ya.

budidaya-murai-batu

Keistimewaan burung murai ini jika dilihat dari fisik yang indah dengan ekor yang menjuntai panjang serta memiliki suara khas kicauan yang merdu, dengan volume yang keras, tegas dan gaya tarung saat melihat lawan atau sesama jenisnya akan memainkan ekornya dan kepala yang naik turun seperti memacul, sangat agresif yang memiliki mental tempur (fighter). Jenis burung murai batu yang paling banyak dicari biasanya yang asli berasal dari hutan sumatra, medan dan lampung yang menjadi populer di kalangan para pemain burung murai gantangan. Nah buat temen-temen kicau saat ini yang berkeingan ingin memelihara atau mengetahui cara membudidayakan (beternak) burung murai batu agar cepat berhasil !.

Baca Selengkapnya :  Cara Mudah Perawatan Burung Ciblek Agar Gacor Ngebren

Intinya dalam merawat ataupun menangkar burung murai batu ini di wajibkan untuk temen-temen semua harus memiliki kesabaran yang tinggi, telaten dan terus belajar dan terus mencoba, agar mendapatkan hasil dan target yag maksimal dan memuaskan.

Tips Mudah Budidaya Murai Batu Untuk Pemula


Persiapan Lokasi

Dalam mempersiapkan dan menempatkan lokasi kandang ternak merupakan hal yan pertama dan paling utama untuk menentukan keberhasilan ketika menangkar burung murai batu tersebut. Kondisikan tempat yang aman dari gangguan hewan predator lainnya seperti kucing, tikus dan lain sebagainya, serta usahakan jauh dari kebisingan dan suara yang sering terdengar gaduh yang bisa membuat si indukan murai ini stres yang bisa gagal untuk ditangkar.

Namun sangat dianjurkan untuk menempatkan kandang tangkaran ini di tempat yang tenang sepi dan sunyi dilingkungan sekitarnya agar dapat lebih cepat si burung tersebut untuk kawin, bertelur dan menetas, karena tempat yang aman dan nyaman sangat baik untuk burung tangkaran jenis apapun khususnya burung petarung baik itu murai batu ataupun kacer.

kandang-ternak-murai

Sebaikya lokasi kandang berada didekat area samping, ataupun di belakang halaman kosong rumah anda. Serta bisa juga anda menyewa lahan tempat khusus penangkaran murai batu akan tetapi harus ada yang jaga setiap harinya ya atau islitahnya securitynya berikut yang merawat hariannya.

Dilihat dari harga yang fantasis dan bisa saja memancing kejahatan, biasanya bagi para penangkar burung murai ini rawan sekali dari pencurian, pastikan tempat lokasi aman dari maling, atau bisa anda tambahkan alat pemantau seperti kamera cctv agar aman pastinya.

Pembuatan Kandang

Desain serta dekorasi kandang burung ternak anda bisa membuatnya dengan sesuai keinginan anda yang pastinya standar pada umumnya yang membuat burung di dalam kandang merasa nyaman tidak terlalu sempit dan juga tidak terlalu kelebaran.

Akan tetapi ada hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan kandag ternak murai batu ini, langkah pertama buatlah kandang dengan tempat atau lokasi yang sudah anda siapkan sebelumnya. Atur dasar kandang menggunakan alas koran untuk kotoranya, bisa di taburi dengan pasih halus yang dicampur dengan kapur, hal ini berfungsi untuk mengontrol keasaman kotoran yang dapat menimbulkan udara yang lembab dan dapat membawa berbagai macam virus penyakit nantinya.

Baca Selengkapnya :  Download Suara Burung Murai Batu Gacor Full Isian

Selain itu pinggir kandang antara sisi kanan dak iri maupun belakang harus di sekat dapat menggunakan bahan triplek, tembok atau lainnya agar tidak terlalu di ablak. Perhatikan juga sirkulasi udara dan pencahayaan matahari yang masuk secara langsung atau tidak di dalam kandang, buatlah desain yang praktis dan jangan terlalu beribet ya temen-temen.

Pemilihan Indukan

Indukan yang memiliki harga yang mahal belum tentu memiliki kriteria indukan yang berkualitas baik untuk ditangkar, berikut ini ciri-ciri tertentu agar anda dapat memilih indukan yang memiliki kualitas terbaik dan tidak salah pilih :

– Indukan Jinak

Untuk indukan pejantan pilihlah yang agak jinak ya, jangan yang terlalu giras, karena pasalnya burung yang lebih jinak ini sangat mudah untuk ditangkar karena sudah tidak takut dan terbiasa dengan kehadiaran orang disekitarnya atau sudah biasa dirawat dengan pemiliknya.

indukan-murai-batu-berkualitas

Berarti sangat tidak dianjurkan untuk menangkar burung murai yang baru dapat hasil tangkapan hutan yang masih takut sama orang atau masih terlalu giras. Namun disarankan untuk memilih indukan yang berasal dari hasil tangkaran agar lebih memudahkan dalam memulai usaha anda mencetak anakan yang berhasil.

– Usia indukan

Untuk indukan jantan yang siap ditangkar memiliki usia kurang lebih sekitar 2 – 3 tahun lebih, namun untuk si betinanya minimal 1 – 2 tahun. Dengan usia tersebut burung siapan indukan lebih matang dan sudah siap untuk di produksi.

Pastikan burung murai indukan baik jantan dan betinanya tidak memiliki cacat fisik dan keduanya harus normal, baik dari bentuk kaki, kepala, mata, sayap atau bagian tubuh lainnya agar nanti hasil anakannya memiliki fisik yang normal juga.

Pilihlah indukan jantan dengan kondisi sehat, gerakannya lincah, memiliki nafsu makan yang kuat serta bulunya bersih dan tidak kusam. Karena burung yang sehat sangat mudah untuk di tangkar dengan hasil yang baik dan memuaskan.

Pemberian Pakan

Agar sukses dalam menangkar burung murai batu ini, maka anda harus memperhatikan pakan alaminya, jangan sampai telat dalam meberikan makan kepada burung yang sedang ditangkar. Pakan yang berkualitas baik sangat di anjurkan, baik itu dari jangkrik yang sehat dan terawat, ataupun kroto yang segar dan bersih, kondisi kebersihan air minum burun juga selalu dijaga.

Baca Selengkapnya :  Inilah Keistimewaan Lovebird Olive Yang Perlu Kalian Ketahui

Untuk memberikan pakan jenis voer juga harus perlu disediakan di dalam kandang ternak ya, agar dapat melengkapi keutuhan asupan vitamin dan mineral yang baik bagi tubuh murai batu tersebut.

Pemeliharaan Anakan Murai

Untuk memelihara anakan murai yang baru saja netas memang sangat beresiko jika anda tidak tahu teknik yang tepat dalam memberikan perawatannya, ada beberapa perlakuan dalam memelihara anakan burung murai agar anakan murai tersebut terhindar dari kematian.

piyik-lolohan-murai-batu

Berikut ini adalah cara merawat anakan burung murai batu yang baik :

– Setelah telur burung murai ini menetas, analisa dan amati perilaku si indukannya, jika indukan mampu menjaga dan memberikan pakan, meloloh anakannya dengan baik, maka hal yang perlu kita lakukan adalah menambahkan pakan serangga kepada indukanya agar dapat melengkapi asupan dari indukan dan anakanya tersebut.

– Namun jika tingkah laku indukan yang terlihat aneh, ada juga indukan yang tidak mau mengurus anaknya atau merawatnya dengan baik, hal yang harus anda lakukan adalah memisahkan anakan yang masih piyik ini dari indukannya, di khawatirkan anakan tidak terurus dengan baik yang dapat menyebabkan kematian anakan murai tersebut, lalu anda harus mengasuhnya seperti melolohnya secara telaten dan memberikan kenyamanan tempat khusus agar kehangatan, kenyamanan dan keamanan piyikan ini selalu terjaga.

anakan-murai-bahan

Ada kekurangan dan kelebihannya jika kita memisahkan anakan burung murai batu dari indukannya, kekurangannya menambah kesibukan dan memakan waktu untuk mengasuhnya baik memberikan pakan yang dijadwal setiap beberapa jam sekali, namun kelebihan yang didapat si indukan murai batu akan lebih cepat untuk berproduksi kembali biasanya dengan kurun waktu satu bulan.

Demikian tips berdasarkan pengalaman para penangkar yang sukses dalam membudidayakan ternak murai batu yang dapat anda jadikan sebagai paramter, dan diaplikasikan dengan baik. Semoga dapat bermanfaat.

Baca juga : Suara Mewah Kicauan Burung Murai Batu