Cara Merawat Kacer Bakalan

Diposting pada

Jangan Lupe ! . . Di Share Ye ?.

Halo sobat kicau..!, apa kabarnya ?. Jumpa lagi bersama omkicau.id, nah dikesempatan kali ini kami akan berbagi tips cara merawat kacer bakalan, ada banyak sekali peristiwa yg dialami oleh temen-temen yang baru saja membeli burung kacer di ombyokan atau yang masih bahan ini tidak bisa memberikan rawatan dengan baik dan benar, alhasil cuman dalam jangka waktu 3 hari burung nya mati !.

Maka dari itu kita akan bahas sama-sama permasalahan ini ya, kira-kira bagaimana sih cara merawat kacer bahan agar tidak mati ?. Oke tanpa berlama-lama lagi yuk simak aja informasi selengkapnya dibawah ini :

Perawatan Burung Kacer Bahan Agar Tidak Mati


Kenapa Kalian Ingin Membeli Kacer Bakalan ?

Tentu jika temen-temen bernekat ingin membeli burung yang masih bahan muda hutan, yang banyak dijual murah di ombyokan tentu sangatlah menyenangkan ya, disamping harganya juga terjangkau yang sesuai dengan kantong pastinya.

Akan tetapi resiko besar jika kalian tidak mengetahui cara memberikan perawatan yang tepat bagi burung kacer bahan ini !. Pada umumnya kacer bakalan tentu masih dalam kondisi giras ya, terlebih baru di dapat dari hasil tangkapan liar ya.

Nah bagi kacer mania yang sudah paham seluk beluk bermain di burung kacer, tentu terkadang ada juga yang tertantang ingin mencetak burung juara dengan cara membeli burung bakalan dan dirawatnya dengan maksimal yang nantinya akan bisa menjadi prospek burung lapangan lomba yang berkualitas.

Baca Selengkapnya :  7 Jenis Burung Kelas Atas Yang Lagi Populer Saat Ini

cara-merawat-kacer-bakalan-hutan

Penyebab Kacer Bakalan Mudah Mati

Tingkah lakunya burug kacer bakalan ini pasti sangatlah agresif ya, grabak-grubuk dan masih takut jika melihat orang atau lingkungan yg ramai. Nah kondisi seperti inilah yang dapat membuat burung tertekan mentalnya yang berkelanjutan burung bisa stres berat dan tidak memiliki nafsu makan, dan akhirnya bisa menyebabkan burung mati !.

Selain itu juga karena kondisi burung sakit, dikarenakan namanya juga burung yang dijual dipasar yg ditempatkan 1 kandang ombyokan beramai-ramai, dan lebih dari 1 burung, bisa jadi terluka fisik atau dalamnya akibat berkelahi atau sering nabrak-nabrak jeruji besi di dalam kandangnya, intinya kondisi burung posisinya sedang sakit di tambah salah rawatan ketika baru saja membelinya, itu juga bisa membuat burung bisa mati juga.

Penyebab yg terakhir ini bisa disebabkan juga dari ulah kecurangan si pemikat burung ya, misalkan si burung kacer ini dapatnya dari hasil tangkapan di alam liarnya, biasanya hal yang sering dilakukannya salah dan tidak di anjurkan dalam dunia burung pikat, yang dimana terkadang si pemikat ini menggunakan kail pancing untuk mendapatkan si burung kacer ini ya,

nah otomatis si kail ini masih berada di dalam tubuhnya siburung kacer, tentu burung tidak nyaman dan mengalami luka dalam di bagian pencernaannya, memang burung tidak langsung mati ya. Akan tetapi seiring berjalannya waktu, sekitar 1 – 2 mingguan pasti akhirnya burung juga akan mati juga.

Catatan : intinya kalian sebelum membeli burung kacer di ombyokan ini harus hati-hati memilihnya ya, dan pastikan burung yg kalian pilih dalam kondisi sehat, aktif, normal fisik dari ujung paruh sampai ujung ekornya ya.

Pengkondisian Burung Kacer Bakalan Yg Baru Dibeli

Nah cara merawat kacer bakalan yang baru beli, hal yang pertama yang harus disiapkan adalah sangkar (kandang) burung kacer yang layak, dan nyaman ya. Usahakan yg terbuat dari kayu / bambu dengan ukuran no.3 – 2 tidak terlalu besar, karena bertujuan untuk membatasi ruang gerak si burung agar tidak terlalu giras ya, untuk tangkringannya cukup sediakan satu buah saja ya, jika burung nya masih bahan, berbeda jika kelak sudah dewasa !. Itu baru boleh kalian standarkan 2 buah tangkringan dengan model turun tangga.

Baca Selengkapnya :  Cara Memilih Cucak Ijo Bakalan Hutan

Setelah itu siapkan kerodong yang agak tipis saja ya, ketika burung baru sampai dirumah dan sudah kalian pindahkan kedalam kandang hariannya, langsung saja di kerodong ya, dan sediakan air minum dan pakan serangga seperti jangkrik dan kroto dai wadah cepuk pakannya.

Jangan terburu-buru Untuk mengablak dan memandikannya, yg penting kondisikan burung di tempat yg nyaman, kalau bisa usahakan ada suara air gemericik seperti terapi burung stres, itu sangat baik ya. Intinya burung full kerodong terlebih dulu.

Berikan makan pada waktu pagi hari sekitar pukul 7.00 dan sore hari 16.00 WIB, dengan porsi tidak usah dibatasi, misalkan pagi jangkrik 5 – 5 sore harinya, kroto 1 cepuk / 1 sendok makan setiap hari.

Walaupun kerodong dibuka, itupun hanya saat pemberian pakan dan mengganti air minumnya saja ya, biasanya dalam waktu 3 – 4 hari burung baru mau mulai ngeriwik, nah jika sudah terpantau burung ngeriwik di dalam kandangnya berarti itu tanda burung sudah dalam kondisi fit dan mulai perlahan beradaptasi dengan lingkungan barunya di dalam kandangnya ya.

cara-merawat-kacer-bakalan-biar-cepat-gacor

Proses Penjinakkan Burung Kacer Bakalan

Nah jika kondisinya sudah seperti ini baru kita mulai pada perawatan hariannya, dengan cara yang pertama burung harus di jinakkan terlebih dahulu ya, proses penjinakkan bisa kalian lakukan dengan cara rutin memandikannya 2 – 3 kali sehari ya, sampai basah kuyup.

Atau juga bisa menerapkan terapi lapar dan melatih burung step by step untuk mau memakan jangkrik langsung di tangan kalian, namun jika burung sudah terlatih dan mau makan jangkrik langsung lewat tangan temen-temen, sebaiknya harus dihentikan ya, dan cukup kasihkan saja EF jangkrik itu di dalam wadah cepuknya, karena bertujuan agar mencegah burung tidak terlalu jinak.

Baca Selengkapnya :  Suara Masteran Burung Blackthroat Mp3 Gacor Full Variasi

Melatih Burung Kacer Bakalan Agar Mau Makan Voer

Jika burung sudah tidak terlalu giras, langkah selanjutnya kalian bisa mengajarinya agar si kacer ini terbiasa untuk doyan pakan voer ya, nah untuk melatihnya bisa kalian berikan voer halus seperti leopard yg di kombinasikan dengan kroto segar,

berikan selama 7 hari berturut-turut, dengan campuran yang kita aduk rata antara voer halus dan kroto ini, secara tidak langsung mengajari burung untuk merasakan pakan voer yang nantinya lama-kelamaan akan terbiasa juga ya, dan mau ngepur total.

Catatan : “Nah jika tahapan yang diatas sudah kalian lakukan dengan baik, tentu kalian harus mencari tahapan untuk mengetahui karakter burung kacer kalian masing-masing. Jika sudah mengetahuinya baru lanjut ke pola perawatan sesuai karakternya ya”.

Baca juga artikel lainnya : perawatan kacer tipe panas

Demikianlah tips seputar cara merawat kacer bakalan yg bisa kalian coba, dan aplikasikan dengan baik ya, semoga dapat menambah wawasan dan bermanfaat bagi para kacer mania semuanya.

Mungkin Dibawah Ini yang Anda Cari