burung-kutilang-jambul

Suara Burung Kutilang Jambul Yang Baik Untuk Masteran

Pemasteran merupakan salah satu hal penting saat merawat burung kicauan, yang biasanya dilakukan agar burung peliharaannya memiliki suara yang lebih merdu. Hanya saja tidak semua orang bisa melakukan hal tersebut, lantaran kurang tepatnya menggunakan metode pemasteran.

Dari sekian banyak jenis suara yang biasa digunakan masteran, apa kelebihan suara yang dimiliki oleh burung Kutilang jambul ? Berikut ulasannya.

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Melatihnya

Cukup dipelihara oleh para pecinta burung kicauan, lantaran suara kicauannya yang terdengar merdu serta bentuk fisiknya yang indah menawan. Kelebihan kicauan yang dimilikinya, tidak menutup kemungkinan untuk menjadikannya sebagai masteran burung lainnya. Semakin banyak latihan yang diberikan, tentu saja suara kicauannya berangsur angsur mengalami kemajuan. Kemungkinan untjuk memiliki suara isian bukan lagi menjadi impian semata, ketika anda menggunakan metode tepat dalam melatihnya.

gambar-kutilang

Mental si burung juga akan bertambah kuat, selagi anda mengikut sertakannya dalam ajang pertandingan di gantangan. Pelatihan ini dijamin akan membentuk suara Kutilang Jambul semakin merdu dan sedap didengar.

Berbagai Kelebihan Suara Kicauannya

Dikenal memiliki suara monoton, bukan berarti suaranya tidak merdu dan sedap didengarkan. Saat sudah mengeluarkan suara, anda dengan mudah mengenali siapa pemilik suara tersebut meski dari kejauhan.

Benar, kelebihan pertama yang dimiliki oleh burung cantik ini yaitu suaranya yang nyaring nan kencang seakan menyaingi suara burung lainnya. Dengan tipe suara bak pengeras suara tersebut, tak jarang dirinya diikutkan dalam kontes burung kicauan.

Salah satu kelebihan lain yang dimiliki oleh suara kicauan si Jambul, yaitu gayanya saat berkicau. Burung ini terlihat begitu atraktif didengarkan, dan terlihat unik saat dilihat terutama jika melihatnya secara langsung.

Baca Selengkapnya :  Cara Mengatasi Murai Batu Stres Dijamin Ampuh

Ditambah lagi dengan kemampuan mimikrinya yang terlihat unggul dibandingkan dengan MB ataupun acer lainnya, seakan menjadi daya tarik si Kutilang Jambul yang tak dilimiliki oleh burung lainnya.

Bahkan suara si Jambul terdengar mengalun merdu, yang tentunya tak kalah menarik untuk didengarkan seperti jenis burung kicauan lainnya. Lalu apa yang membuat suaranya terdengar berbeda ? Yang membedakan suaranya dengan jenis burung kicauan lainnya yaitu lagunya terdengar lebih rapat, gaya nagen dan gaya nggaruda saat bertarung di area, serta terdengar ngerol. Dengan kelebihannya tersebut, seharusnya burung ini mendapat perhatian lebih.

jenis-kutilang-jambul

Untuk bisa mendapatkan kemampuan tersebut, sang pemilik haruslah melakukan perawatan khusus yang mungkin tidak mudah dilakukan oleh sembarang orang. Langkah pertama yang bisa dilakukan, yaitu dengan memberinya air minum dan voer.

Jangan lupa untuk memberikan pakan tambahan seperti jangkrik, sebagai penunjang kebutuhan gizinya. Selain pakan tersebut, jangan lupa untuk memberikan pisang kepok atau pisang siam yang sangat disenanginya.

Tentu saja Kutilang Jambul tersebut tak serta merta dimiliki suara merdu begitu saja. Adanya serangkaian pelatihan dan pengalaman yang cukup, untuk bisa memperlihatkan keunggulan si Jambul satu ini.

Oleh karenanya langkah perawatan diatas haruslah dilakukan, agar si Jambul dapat mengeluarkan suara merdu seperti yang anda inginkan. Apabila dilakukan secara rutin dan telaten, dijamin hasil yang didapatkan pun berlipat lipat diluar dari dugaan sebelumnya.

Namanya tak lagi asing terdengar, dimana tingkat kepopuleran si Kutilang berjenis Jambul ini masih terjaga hingga sekarang. Meski tergolong sebagai burung kicauan, tak banyak yang memeliharanya lantaran suaranya yang cenderung monoton.

Suaranya dianggap tidak terlalu menarik, padahal ada beberapa kelebihan yang membuatnya bisa menjadi masteran. Hanya perlu melakukan perawatan rutin, agar burung peliharaan menghasilkan suara merdu.

Baca Selengkapnya :  7 Jenis Burung Langka Hampir Punah Yang Ada Di Indonesia