Mengenal Keunikan Burung Merpati Santinet Dari Turki

Omkicau – Burung Merpati Santinet, Hobi memelihara burung merpati ternyata sudah banyak penggemarnya dari jaman dahulu. Salah satunya yang terkenal juga di kesultanan Ottoman Turki.

Menurut sejarah dimana sultan Ottoman sangat suka memelihara hewan dan salah satu yang menjadi kesayangannya itu merpati santinet ini. Dia berasar dari Turki tentunya namun di Indonesia

sendiri sudah banyak yang mengembang biakkannya sehingga kalian tidak perlu jauh – jauh ke turki atau import dari turki untuk memelihara salah satu jenis merpati hias ini. Ada cukup

banyak jenis merpati hias, tetapi di artikel kali ini kita akan sharing tentang merpati sattiennet atau dikenal dengan santinet. Untuk harganya tentunya lebih tinggi dibanding

burung merpati lokal dan juga tidak bisa dijadikan burung kolongan atau lombaan karena memiliki speed terbang dan ketahanan fisik yang berbeda ya sobat kicau. Dari pada kalian

semakin penasaran dan bertanya – tanya tentang unggas yang satu ini. Langsung saja kita bahas secara lengkap dan pastikan kalian membaca artikelnya sampai habis ya sobat kicau.

Burung Merpati Santinet

Deskripsi Mengenai Burung Merpati Santinet

Ciri – Ciri Burung Merpati Santinet

Burung merpati hias memilik beberapa jenis dengan bentuk yang hampir mirip kalau dilihat sekilas. Supaya tidak bingung berikut beberapa ciri dari santinet supaya tidak salah memilihnya.

1. Dibagian kepala belakang memiliki bulu yang berdiri seperti tanduk, dan dibagian lehernya terdapat dasi,
2. Bulunya didominasi warna putih bersih namun dibagian sayap memiliki bulu bermotif batik.
3. Di bagian ekornya memiliki warna lebih gelap dan ujungnya terdapat warna putih juga.
4. Kelopak mata bulat berwarna peach dan paruhnya lebih pendek dibandingkan merpati lokal juga berwarna peach.
5. Kakinya terdapat bulu yang menyerupai sepatu atau yang disebut juga jembrongnya.
6. Bulu di sayap luar berjumlah 10 helai dan ekornya berjumlah 12 helai.

Silahkan kalian perhatikan ciri – cirinya sebelum kalian membelinya sobat.

harga burung merpati santinet

Habitat dan Penyebaran Merpati Santinet

Sattienet pigeon hidup di lahan terbuka seperti perkebunan, perkotaan dan biasanya hidup secara berkoloni untuk mencari makan. Di turki juga kalian bisa dengan mudah menemukan dia

berkelompok menunggu orang – orang memberi makan tentu menjadi salah satu pemandangan yang menarik. Penyebarannya sudah luas bahkan sampai ke Indonesia dia sudah dengan mudah ditemukan.

Bukan karena dia terbang sendiri melainkan hasil impor yang kemudia di budidaya hingga jumlah individunya semakin banyak tetapi biasanya tidak disilangkan supaya menjaga kemurnian jenisnya.

jenis merpati hias dan harganya

Cara Memelihara Burung Merpati Santinet

Seperti halnya pada burung merpati lain yang mudah dipelihara karena dia juga tidak mudah stres dan tidak takut manusia alias cepat beradaptasi dengan lingkungan. Kalau memelihara

minimal sepasang atau lebih bagus kalau beberapa pasang. Yang terpenting ialah jaga asupan makanannya yang bergizi cukup dan juga menjaga kebersihan baik makanan, minuman dan lingkungannya.

Untuk hasil lebih optimal lagi kalian bisa memberikan vitamin khusus merpati yang sudah dengan mudah kalian dapatkan di kios – kios penjual perlengkapan burung.

Sobat omkicau, itulah tadi serangkaian informasi mengenai burung merpati santinet. Semoga bisa menambah wawasan kalian terutama bagi yang memiliki hobi memelihara burung dara atau merpati.

Terimakasih atas dukungannya terhadap kami selama ini dan terus jangan lelah mendukung kami sehingga kami selalu bersemangat menyajikan informasi – informasi seputar dunia burung yang dikemas secara menarik pastinya.

Related Posts
Mengenal Jenis Burung Jalak Kebo
burung-jalak-kebo

Om Kicau kembali hadir ditengah-tengah kalian para penghobi burung khususnya kicau mania nusantara ya, nah pada topik kali ini yang Read more

Mitos Pelihara Burung Srigunting
mitos-tentang-burung-srigunting

mitos burung srigunting - Siapa yg tidak kenal dengan burung serem yg satu ini ?. Ya tentu burung srigunting namanya, Read more