Waspadai 4 Gejala Infeksi Akibat Gigitan Kucing

4 Gejala Infeksi Akibat Gigitan Kucing – Hai cat lovers, pernahkah kalian digigit oleh kucing peliharaan mu atau kucing liar? tentunya rasanya sakit yah karena meskipun memiliki gigi yang kecil tapi taringnya yang tajam membuat kaki kita bisa terluka

cukup dalam. Selain itu ada banyak kuman yang terkandung didalam area mulut kucing yang juga akan berbayaha bagi kita. Ada gejala infeksi ringan hingga infeksi berat yang kemungkinan akan ditimbulkan akibat dari gigitan kucing tersebut.

Kalau sudah begini apas aja ciri-cirinya dan bagaimana cara mengobatinya? kalian jangan terlalu khawatir karena semua pertanyaan kalain akan terjawab setelah membaca artikel ini. Jadi wajib kalian bacanya sampai habis ya bestie.

bahaya gigitan kucing liar

Inilah 4 Gejala Infeksi Akibat Gigitan Kucing

Akibat digigit kucing menurut Medical News Today, kucing mempunyai berbagai macam patogen di dalam tubuhnya sehingga dapat menjadi faktor penyebab terjadinya infeksi ringan hingga yang sangat parah. Ketika kucing menggigit, bakteri akan masuk ke dalam kulit melalui giginya yang tajam dan bakteri bisa cepat berkembang.

Ada beberapa jenis infeksi yang akan muncul yang disebabkan oleh gigitan kucing seperti :

Pasteurella multocida

Yang pertama ada Pasteurella multocida yang merupakan salah satu jenis bakteri yang sering ditemukan pada mulut kucing dan dapat menyebabkan infeksi setelah menggigit atau mencakar. Bahkan, Lebih dari sekitar 60 persen orang yang setelah digigit kucing sangat beresiko yang cukup parah hingga memerlukan perawatan dokter.

Beberapa efek akan muncul, seperti rasa nyeri, bengkak, serta inflamasi di sekitar kulit yang terkena gigitan yang muncul dalam 2 hingga 4 hari setelah digigit. Meskipun jarang terjadi, infeksi bakteri ini bisa menyebar ke aliran darah sehingga akan memicu munculnya sepsis.

Pada beberapa orang yang mengalami gangguan pada paru-paru, infeksi P. multocida bisa memicu terjadinya pneumonia, bronkopneumonia, atau infeksi pernapasan. Sehingga bagi kalian yang suka banget dengan kucing harus berhati-hati.

Cat scratch disease (CSD)

Selanjutnya ada Cat scratch disease atau penyakit akibat cakaran kucing bisa adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri Bartonella henselae. Tidak hanya gigitan kucing, jilatan serta cakaran kucing juga bisa memicu infeksi ini.

Gejala infeksi akan terlihat setelelah 3 hingga 14 hari dan akan sembuh sendiri dalam 2-4 bulan sehingga pengobatan secara medis tidak diperlukan, kecuali jika timbul reaksi yang parah. Lumayan lama yah bestie akibatnya.

Rabies

Kucing yang mengidap rabies bisa menularkannya pada manusia melalui gigitan. Seseorang yang mengalami gejala rabies karena gigitan kucing dan tidak mengobatinya dengan segera akan mengalami risiko yang semakin parah, bahkan mengakibatkan kematian.

Tetanus

Dan yang lumayan serius ialah ketika terinfeksi tetanus. Tetanus merupakan infeksi yang disebabkan oleh bakteri Clostridium tetani yang akan menimbulkan efek yang serius pada tubuh jika tidak segera ditangani. Kalian juga sebaiknya memberikan vaksin tetanus pada kucing peliharaan kalian

Cara mengatasi gigitan kucing

Dilansir dari Cleveland Clinic, cara mengatasi gigitan kucing yang pertama dilakukan adalah menghilangkan bakteri yang ditularkan melalui gigitan kucing. Segera basuh luka gigitan kucing dengan mencucinya dengan sabun dan air mengalir.

Ketika gigitan kucing menyebabkan pendarahan, segera hentikan pendarahan dengan kain bersih dan aplikasikan krim antibiotik yang bisa dibeli dengan bebas. Kemudian, perban luka gigitan kucing dengan kasa steril dan ganti secara berkala. Apabila ada gejala infeksi, coba cari pertolongan medis.

Dokter biasanya akan memberikan obat untuk mencegah infeksi karena digigit kucing. Jika Anda masih ragu-ragu, digigit kucing apakah berbahaya, atau khawatir dengan efek buruk yang mungkin terjadi, jangan sungkan untuk berkonsultasi dengan dokter.

Baiklah cat lovers itulah tadi 4 gejala infeksi akibat gigitan kucing dan juga cakaran kucing yang harus kalian waspadai. Selain itu bagi kalian yang memiliki anak-anak dirumah diperhatikan ketika dia bermain dan berinteraksi dengan kucing takutnya berbahaya.

Semoga informasi ini bermanfaat dan berhasil menjawab pertanyaan-pertanyaan kalian dan kalian juga bisa membagikan artikel ini kesesama pecinta kucing . Sampai jumpa di potsingan artikel kami selanjutnya yah cat lovers.

baca juga :

Kebiasaan Kucing Bergetar Mendengkur Dan Mengguncang

Inilah 4 Arti Tatapan Kucing Kekamu

Related Posts
Tips Menanam Kaktus Ekor Tikus yang Baik dan Benar
Kaktus Ekor Tikus

Kaktus Ekor Tikus adalah jenis kaktus yang populer di Indonesia karena bentuknya yang unik dan indah. Kaktus ini memiliki duri Read more

Mengenal 3 Jenis Kucing Berdasarkan Bulunya
3 Jenis Kucing Berdasarkan Bulunya

3 Jenis Kucing Berdasarkan Bulunya - Halo cat lovers, bagaimana keadaan kucing peliharaan kalian hari ini? sudahkah kalian melakukan perawatan Read more