Tips Memilih Sangkar Burung Kicau

OmKicau.id – Sebelum anda memelihara burung kicauan sebaiknya anda memilih sangkar yang cocok untuk jenis burung tertentu dengan karakteristik burung tersebut, bukan hanya desain, penampilan dan bahan yang berkualitas saja yang harus diperhatikan dalam menyediakan sangkar untuk burung yang kita rawat nantinya.

Ada beberapa hal yang harus di ingat-ingat, mengenai bahan rangka sangkar, ukuran, jarak antara jeruji, bentuk ukuran pintu serta bentuk tangkringan, tempat makan, tempat mandi, gantungan sangkar, alas untuk menampung kotoran serta kandang umbaran untuk latihan pernafasan agar burung selalu sehat, memiliki stamina yang baik dan rajin berkicau tentunya.

Cara mudah menentukan kandang yang baik dan sesuai


Trik menyiapkan sangkar yang tepat

Ada banyak jenis bahan yang dapat digunakan untuk membuat sangkar, seperti dari kayu bambu, rotan, logam, dan plastik dengan rangka jeruji yang terbuat dari bahan ram kawat / baja.

Untuk sangkar yang terbuat dari bahan jeruji besi biasanya untuk jenis burung paruh bengkok seperti burung lovebird dan burung pelatuk bawang, karena apabila menggunakan bahan kayu bisa dipatahkan dan burung bisa kabur terlepas.

Keunggulan dari sangkar yang menggunakan bahan ini adalah sangat mudah untuk dibersihkan dan kuat serta lebih awet (jeruji tidak mudah patah). Namun kelemahannya dapat mudah berkarat jika tidak terawat, selain itu juga sangat berbahaya jika adanya beberapa jenis logam yang mengandung racun.

Baca Selengkapnya :  Cara Merawat Burung Kakatua

Sebagian kategori logam dan sifat racunnya seperti tembaga, timah, kuningan, seng, kawat. Kadar racun yang dihasilkan oleh logam ini sangat sedikit sekali, makanan yang mengandung asam yang disimpan dalam wadah tembaga bisa jadi terkontaminasi tembaga, namun demikian tempat makan wadah serta minum yang menggunakan bahan yang terbuat dari bahan ini.

Karena sangat berpotensi sekali untuk mencemari air dan lain sebagainya, apabila anda ingin menggunakan wadah tembaga ini untuk minum burung, sebaiknya anda memasukan air minum jangan dalam kondisi panas, tuangkan jika air sudah dingin lalu berikan ke burung.

gambar-sangkar

Ukuran sangkar

Biasanya untuk kandang burung kacer yang cocok berukuran kotak persegi dengan 2 tangkringan turun tangga yang sering digunakan.

Namun sangkar kotak maupun yang berbentuk bulat yang sering digunakan oleh burung murai ada ukuran nomornya ; dari ukuran besar no.1, sedang no.2 dan yang paling kecil nomor 3.

Jarak antar jeruji

Jarak antar jeruji yang dapat anda sesuaikan dengan ukuran vertikal dari kepala burung, dengan tujuan agar tidak bisa keluar dari sela-sela jeruji sangkar.

Yang dikhawatirkan untuk burung yang masih bahan dan sangat giras, gunakanlah jeruji yang lebih rapat agar tidak molos dan terjepit lehernya yang dapat mengakibatkan burung menjadi stres / trauma, serta mencegah paruh burung saat menambrak-nabrak sangkar tidak keluar dan pangkal paruhnya tidak terluka.

Bentuk dan ukuran pintu

Bentuk ukuran dari pintu keluar masuknya burung, haruslah dibuat cukup lebar, sehingga memudahkan dalam perawatan dalam memberikan makan dan minum. Ada baiknya posisi pas ditengah bukan dibawah.

Dan diseuaikan dengan posisi pas masuknya keramba pintu mandi agar sangkar tidak diganjal-ganjal dengan benda lainnya.

kandang-burung

Cara seting tangkringan yang tepat

Tangkringan yang ideal dan sering digunakan adalah bahan yang terbuat dari kayu seperti kayu jati, asem atau ranting pohon yang kuat dan nyaman untuk dipijak oleh burung kicauan tentunya.

Baca Selengkapnya :  Cara Merawat Burung Wambi Sampai Gacor

Jenis model tangkringan burung memiliki beragam bentuk, namun semua itu kembali lagi yang dimana anda harus menyesuaikan dengan tujuan dan karakter dari burung tersebut, agar nantinya dapat hasil yang maksimal.

Siapkan wadah pakan

Tempat makanan dan air minum burung juga harus perlu diperhatikan selalu kebersihannya setiap hari, agar tidak mudah terkontaminasi oleh jamur dan bakteri yang membuat burung mudah terserang penyakit.

Gunakan wadah yang terbuat dari bahan plastik yang memiliki warna transparan, serta disesuaikan dengan ukuran dan kebiasan si burung yang anda rawat.

Siapkan tempat untuk mandi

Sangat baik sekali apabila anda menyiapkan tempat pemandian seperti keramba yang terbuat dari bahan yang kokoh dari bahan logam yang tidak mudah patah. Siapkan juga wadah untuk penampungan airnya yang disesuaikan dengan ukuran burung yang akan anda mandikan.

Membiasakan burung untuk mandi sendiri di dalam keramba mandi, jauh lebih baik. Ketimbang anda memaksakan untuk menyemprot burung yang anda pelihara ketika memandikannya.

Alas sangkar

Biasanya alas sangkar yang sudah di desain khusus sesuai dengan model dan ukuran dari masing-masing sangkar tersebut yang dapat dengan mudah untuk ditarik keluar ketika hendak membersihkannya dari kotoran.

Ada baiknya jika anda memelihara burung rawatan agar selalu terjaga kesehatannya, alas sangkar harus dibersihkan dari kotoran maupun bekas makanan yang tercecer di dasar sangkar setiap harinya.

Cara menggunakan kerodong

Gunakanlah ukuran krodong yang tepat sesuai dengan ukuran kandang yang anda gunakan. Agar terkesan pas dan rapih serta burung saat dikrodong merasakan kenyamanan. Untuk krodong harian, gunakan bahan yang tipis dan transparan serta warna krodong yang baik pilihlah yang berwarna terang agar si burung tidak terlalu kegelapan ketika kerodong itu ditutup.

Baca Selengkapnya :  Rahasia Perawatan Murai Batu Agar Bisa Berprestasi

Dan jangan dibiasakan anda mengkrodong burung, ketika baru saja burung sehabis dijemur, ada bainya diangin-anginkan terlebih dahulu.

Trik supaya burung tidak lepas

Berikut pengalaman saya ketika menggantung burung di tempat yang sembarangan dan tidak memperhatikan keamanan, sehingga sangkar akhirnya terjatuh, jeruji sangkar patah namun burung terlepas..

Nah, maka dari itu sebelum anda gantung burung ditempat yang tidak biasanya, ada baiknya anda harus memperhatikan cantelan dan gantungan terlebih dahulu, kokoh atau tidak, dan mengkondisikan sangkar akan aman pastinya.

Berikan juga pengaman seperti rantai / pengikat (kunci) pada pintu sangkar, yang bertujuan agar ketika anda membuka krodong burung akan terbang keluar, apabila pintu sangkar terbuka secara tidak sengaja yang menyangkut dikrodong anda.

Demikian informasi yang dapat kami bagikan seputar Tips Memilih Sangkar Burung Kicau, semoga dapat bermanfaat bagi teman-teman kicau semua. Terima kasih.