perawatan-murai-batu

Rahasia Perawatan Murai Batu Agar Bisa Berprestasi

perawatan murai batu – Bukan hanya itu saja, pesona pokok dari Murai Batu terdapat pada suara kicauan nya yang empuk serta banyak memiliki variasi. Tidak heran jika para penghobi burung membuat Murai Batu bagaikan salah satu burung yang jadi primadona.

Yang membuat mahal harga burung murai merupakan pemeliharaan yang intensif yang diserahkan tiap harinya. Intinya seluruh tergantung dari pola rawatan yang kamu bagikan tiap hari, apakah telah pas ataukah belum?.

Sesungguhnya gampang dalam mengurus burung murai batu ini bila kalian cermat serta mengenali trik yang pas buat diaplikasikan pada burung murai anda.

Khusus untuk pemula murai batu mania yang sedang mencari setingan rawatan harian burung murai agar biar cepat gacor dan tidak gampang sakit, serta bisa dijadikan sebagai burung kontes agar mendapat prestasi dilapangan. Yuk simak ulasan selengkapnya disini :

Tips Cara Merawat Burung Murai Agar Menjadi Juara Kontes


1. Manfaat embun untuk murai batu

Manfaat dari pengembunan untuk jenis burung murai batu ini bertujuan untuk membuat burung menjadi sehat, menstabilkan birahi serta bisa membuat suara burung menjadi lebih jernih, Hal ini bertujuan agar Murai Batu lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan, serta secara tidak langsung merangsang untuk murai batu rajin berkicau dipagi hari dengan suara yang keras (ngeplong).

cara-merawat-murai-batu

Karena sifat dasar burung murai ini merupakan penguasa teritorialnya dengan kawasan yang di tempatinya. Saat melakukan pengembunan sebaiknya tidak melihat sesama jenis murai lainnya. Apakah wajib burung ini di embunkan ?. Jika kondisi burung sehat tidak ada masalah jika anda menerapkan pengembunan secara rutin, akan tetapi harus disesuaikan dengan kondisi si burung tersebut.

Baca Selengkapnya :  Cara Merawat Burung Kenari Agar Cepat Gacor Ngerol Panjang

Waktu yang tepat untuk mengembunkan burung adalah pada waktu pagi hari, sekitar pukul : 04.30 WIB burung murai harus dikeluarkan dan di embunkan sampai pukul : 7.00 WIB, letakkan burung di luar teras rumah, agar lebih maksimalnya bisa anda letakkan kandang di alam terbuka yang diatasnya tidak ada penghalang atap yang menutupi, agar sirkulasi embun bisa di dapat dari segala arah.

Setelah selesai pengembunan sekitar pukul : 07.30 WIB baru boleh diberikan EF jangkrik sebanyak 3 – 5 ekor disesuaikan dengan karakter porsi burung masing-masing ya.

Catatan : pengembuanan sangat tidak disarankan bagi burung yang sedang sakit ataupun lagi mengalami masa mabung. Karena pengembunan merupakan bagian dari salah satu perawatan Murai Batu.

2. Kebersihan kandang

Setelah burung di embunkan dan diberikan pakan EF tadi, baru anda bersihkan kotoran yang ada pada dasar sangkarnya, menggunakan air dan sikatlah karpet penampung kotoran dan bilas sampai bersih lalu keringkan.

Dan gantilah voer di wadah cepuk pakannya jika sudah lebih dari 3 hari dengan yang masih fresh, jangan mengganti voer menunggu sampai dihabiskan oleh burung, karena kualitas dari voer yang sudah terkena udara lebih selama kurun waktu tiga hari sudah tidak baik untuk dikonsumsi bagi burung kesayangan anda.

3. Penjemuran yang maksimal

Manfaat sinar matahari yang didapat dari menjemur burung kicauan pastinya burung akan lebih sehat, lakukanlah penjemuran secara rutin setiap hari dan disesuaikan dengan kondisi ya, waktu yang tepat untuk menjemur burung dari pukul : 7.00 WIB dan jangan sampai melebihi pukul 10.30 WIB, karena jika terlalu lama terpapar sinar matahari yang sudah terlalu siang akan berdampak buruk bagi burung murai batu tersebut, yang bisa membuat suara burung menjadi serak.

Baca Selengkapnya :  Mengenal Jenis Burung Finch Beserta Harganya

Untuk menjemur burung murai agar mendapatkan hasil yang di inginkan cukup 2 jam saja rutin setiap harinya, bisa anda terapkan cara menjemur 1 jam tanpa kerodong dan 1 jam lagi di kerodong akan tetapi dibuka separuh saja resleting kerodong nya biar ada udara bersirkulasi di dalam kandang, karena dengan anda menerapkan kombinasi penjemuran antara tanpa kerodong dan yang menggunakan kerodong akan mendapatkan hasil yang lebih optimal untuk volume dan stamina si burung murai jika ingin dicetak untuk burung gantangan.

penjemuran-maksimal-dengan-kerodong

Fungsi dari penjemuran yang dikolaborasikan secara baik memiliki manfaat yang sama dengan anda melatih burung murai batu anda di kandang umbaran, sangat cocok sekali jika anda tidak memiliki kandang umbaran yang luas, dan anda ingin tetap membuat hasil yang sama, yang pastinya anda harus melakukan penjemuran maksimal yang sudah dijelaskan.

Catatan : Namun hal yang perlu diperhatikan jangan sekali-kali anda menjemur burung murai batu ini ketika sedang mangalami masa mabung ya, yang dikhawatirkan akan menghambat proses rontok dan tumbuhnya bulu.

4. Pola pakan yang sehat dan teratur

Dalam meberikan perawatan harian kepada burung murai batu gacoan yang di spesialkan untuk burung kontes tidak boleh sembarangan ya, harus ada jadwal pemberian pakan yang tepat serta konsisten. Tidak itu saja makanan yang diberikan juga harus yang berkualitas dan aman pastinya.

Menurut analisa dengan hasil pengamatan kami, murai batu yang banyak meraih prestasi dilapangan adalah burung murai yang dibberikan pakan yang sesuai dengan kebutuhan, karakter dan kebiasaan burung, jika sudah menemukan setingan pakan untuk harian yang pas dan sudah burung nyaman serta gacor dengan takaran EF ataupun jenis voer yang anda berikan.

Baca Selengkapnya :  Mengenal Ciri Burung Unta Serta Keunikan Yang Dimilikinya

Tidak disarankan anda merubah-rubah setingan makan dan jadwalnya, karena akan membuat burung menjadi drop dan bisa macet bunyi. Karena burung murai ini termasuk burung yang sensitif dan sangat peka dalam pola rawatan yang anda berikan. Jika anda asal-asalan dalam merawat burung yang satu ini, jangan berharap burung murai batu anda bisa di andalkan untuk bersaing di lapangan menjadi juara kontes.

5. Jadwal pemandian yang tepat

Untuk pemandian burung murai di sesusaikan dengan karakter burung anda, tidak sembarangan memberikan pola rawatan mandi burung murai, namun saran saya jadwal mandi yang baik untuk murai batu adalah di sore dan malam hari.

memandikan-murai-batu

Misalkan dalam 1 minggu cukup memandikannya 2 kali saja, di jedah 3 hari sekali baru burung dimandikan, contoh disini pola rawatan murai batu jawara top yang memiliki nama : KIAMAT ini berasal dari lampung, dan perawatan mandinya hari senin mandi sore sekitar pukul : 16.00 WIB dan dimandikan kembali pada hari kamis malam jum’at pukul : 20.00 WIB, yang diterapkan secara rutin dan konsisten agar mendapatkan hasil yang lebih maksimal.

Untuk jenis Murai Batu ini merupakan salah satu burung dengan harga jual yang lumayan mahal. Terlebih jika telah gacor dan sering mendapatkan prestasi di arena gantangan atau kontes, sudah pasti biayanya dapat lebih mahal lagi tentunya.

Demikian tips cara merawat murai batu yang dan dapat kami bagikan untuk temen-temen kicau mania semua, semoga dapat bermanfaat.

Baca juga : Jenis Murai Batu